ELIMINASI MALARIA

Foto untuk : ELIMINASI MALARIA

Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Timur melaksanakan pertemuan lintas sektor persiapan eliminasi malaria pada hari Kamis tanggal 28 Februari 2019 yang dihadiri oleh Instansi terkait, PT. Petro China Jabung Ltd, Kantor Kesehatan Pelabuhan Muara Sabak, Camat se-Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rumah Sakit Umum Nurdin Hamzah, Kepala Puskesmas dan pengelola program malaria se-Kabupaten Tanjung Jabung  Timur.

Acara ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan yaitu Bapak Irwanto. S.Sos mewakili Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur  termasuk daerah endemik malaria. Selama 5 tahun terakhir kasus malaria terus mengalami penurunan dengan Annual Paracite Insidence (API) < 1 per 1.000 penduduk. Pada tahun 2014 API sebesar 0,28 per 1.000 penduduk dan turun menjadi 0,02 per 1.000 penduduk pada tahun 2018. “Hal ini jangan menjadikan kita terlena, kita tetap harus memberikan perhatian khusus guna terus mengendalikan penyakit malaria. Kepada para peserta pertemuan diharapkan untuk bersama-sama terus membangun komunikasi dan kerjasama yang baik untuk mewujudkan Kabupaten Tanjung Jabung  Timur bebas malaria pada tahun 2019” ungkap Irwanto.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Ns. Ernawati, S.Kep, M.Kes melaporkan bahwa “tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk melakukan pengendalian dan penanggulangan penyakit malaria dalam upaya mengeliminasi malaria dari wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.  Eliminasi malaria dilakukan secara menyeluruh dan terpadu oleh pemerintah, Pemerintah Daerah bersama mitra kerja pembangunan termasuk LSM, dunia usaha, Lembaga donor, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat”.

Materi pertemuan disampaikan oleh Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Jambi yaitu Instrumen Penilaian Eliminasi Malaria Kabupaten Tanjung Jabung Timur oleh Henny Febrianti, SKM dan Teknis Penilaian Eliminasi Malaria oleh Sarifah Zulfa, SKM, M.Epid. Agenda terakhir adalah diskusi untuk perumusan peran berbagai sektor dalam pelaksanaan persiapan eliminasi dipimpin oleh Kabid P2P Dinkes Kab. Tanjung Jabung Timur. Berdasarkan hasil diskusi yang dilakukan dalam pertemuan tersebut didapat sejumlah permasalahan mendasar yang perlu mendapat perhatian serius yaitu belum adanya laporan terintegrasi antara KKP dan puskesmas dalam surveilens imigrasi, perlunya kegiatan terintegrasi antara program dalam sosialisasi tentang malaria dan  pengamatan lingkungan, keterlibatan lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan eliminasi malaria. Kegiatan ini diakhiri dengan merumuskan rencana tindaklanjut yang disepakati bersama guna pencegahan dan pengendalian penyakit Malaria di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Portal Kementrian Kesehatan
PERIZINAN PELAYANAN KESEHATAN
GIZI DAN KESEHATAN